Sunday, June 15, 2014

What do you think of Erika Guruh on Omen 5: Kutukan Hantu Opera?

4 comments:

Khairunnisa Nadia said...

Erika? hehe, dia favoritku sejak omen muncul. jadi, menurutku dia tetep keren seperti biasa. setiap baca dari sudut pandangnya, aku selalu ngakak, apalagi kalau dia lagi berantem sama Vik. hhe. lain kali, banyakin sudut pandangnya Erika ya Kalex :). sukses terus buat novel selanjutnya

syifahaura said...

Erika ganteng banget >< Seperti biasa, Troublemaker yang keren. Jangan berantem mulu ama Ojek, Eliza juga jangan dipercaya!

Ananda Zahira Syanindita said...

Hwaaaaaaaa Erika emang gaada abisnya! Selalu keren, udah pingsan aja pas tau Val hilang haha langsung bangkit lagi. Tapi kasian ya Erika, dia sebenernya baik banget walaupun tampangnya preman bgt tapi dia kalo udah sayang sama orang, akan bener-bener sayang. Kasian bgt dia mau dijahatin Eliza huhu semoga Erika ttp bisa bertahan kak lex!!!

Jennifer Alexandra said...

Sekali lagi, maaf telat banget hehe. Yang terakhir aku review itu Erika dan Val (duo terakhir. Last but not least!) Erika... kepribadiannya benar-benar mengingatkan akan diriku yang dulu, pas masih SD. Pas SD, aku dikenal sbg 'Onihime', ratu preman yang hobi jotosin cowok-cowok di sekolahku. Meja aja pernah kubanting (ceritanya panjang)dan aku sampai dijotos di bibir karena membela temanku yang diputusin pacarnya. But that was the old me, sebelum aku tobat dan sekarang jadi lebih seperti Aya campur Rima yay!! Maaf melenceng, kadang ak gampang teralihkan. Back to her. Dia itu... tomboy, jago berantem, isengnya setengah mati, tipikal cewek yang nggak cewek banget. Dia pintar dan tabah. Apalagi latar belakang hidupnya yang lebih menyayat hati lagi daripada latar blkg Val. Gak enak punya saudari kembar jahat kayak Eliza(kayak Alison dan Courtney DiLaurentis dr PLL, baca Pretty Little Liars Kalex, itu misteri thriller). Tapi bukan Erika Guruh namanya untuk menyerah dalam keadaan. She stays true to herself, yang aku kagumin banget. Dia memang tidak bisa nurut sama otoritas hingga orang tuanya lebih milih the evil twin yang memakai topeng malaikat. Padahal Erika yang berhati emas. Dia agak ingetin aku sama Naruto, iseng tapi dia hanya ingin perhatian dan disayangi apa adanya (Erika dipanggil Omen, Naruto dipangil Monster krn Kyubi mirip kan? kan?!)Dia mampu melewati semua itu dengan tabah dan senyuman (mksdny ktawa bareng Val gt) jarang anak seusia dia bisa tahan. Aku sendiri masih 14 thn, tapi kl jd Erika ak udah bunuh diri. She's so strong. Sedih sekali hidup sering tidak adil terhadap orang baik kayak dia. Dan benar kata Val kl org lbh suka pnjilat berhati busuk drpd org pembangkang berhati mulia (maaf gk prsis, tpi yg pnting intinya sama lah ya hehe)it happens to me too. Ortuku gk sekejam ortu Erika sih... tapi kl ak sm kokoku salah, pasti slalu ak yg dimarahin lbh parah. Aku prnh brtanya-tanya knp pas mood mamaku lg bgus. Dy blg mama gk marah lama-lama ke koko krn dy cmn diam dan iyain sementara ak ngelawan mulu dgn mulutku yang hrs disekolahin (ok mulutku emg kdang hrs dijaga). Ak tahu rasanya org cmn liat 'facade' atau topeng yang kt pakai dan menghakimi diri kt tanpa kenal kt yang sebenarnya. Ada quote "You know my name, not my story. You've heard what I've done, not what I've been through." Quote itu sangat tepat bwt Erika dan diriku yang dulu (skrg msh sedikit sih). Ak bener-bener tersentuh Kalex pas Kalex nyiptain karakter Erika yang kayak ak yang dulu. She's so like the old me. Tp ak berubah krn keadaan. ok maaf rambling lg, back to Erika again. Ak ngerti rasanya capek dihakimi kayak Erika. I've been through the same thing dan itu nggak gampang. Makasih Kalex krn nyiptain karakter keren seperti Erika, Val, Rima dll. Sejujurnya mski Rima favoritku, I relate to Erika the most. Thx Kalex... Thx so much (":