Friday, March 16, 2012

Kumcer Supertragis™: Romex & Julex

Alkisah di sebuah kota di Indonesia, terdapatlah dua keluarga tajir yang kerjanya saling menggebuki. Saking dahsyatnya acara gebuk-gebukan ini, tidak ada penduduk lain yang sudi tinggal di kota itu. Yah, siapa sih yang sanggup bertahan, kalau saban hari selalu ada aja yang gebukin kita, dan setelah kita babak-belur, si penggebuk mendadak tersadar dan berkata, "Lho, elo si A toh? Gue kira lo si B yang anaknya keluarga X!" Sial, udah digebukin sampe ancur begini, masih saja mengatai muka kita pasaran! Mana mungkin semua nggak jadi emosi? Maka berbondong-bondonglah semua orang melarikan diri dari kota itu, meninggalkan dua keluarga tukang gebuk tersebut. Jadi, memang tidak lebay jika penulis mengatakan bahwa kota itu dikuasai oleh dua keluarga tajir nan brutal tersebut.

Nah, empat belas tahun lampau, keluarga pertama melahirkan anak cowok yang diberi nama Romex. Sejak lahir, si Romex sudah dikaruniai tampang ganteng dan bodi keren, sampai-sampai membuat bapak-emaknya jadi pusing tujuh keliling. Habis, anak kecil kan harusnya berbodi chubby, bukannya six-pack seperti Romex! Romex sempat dibawa pergi ke luar negeri untuk operasi plastik, tapi perut yang buncit selalu akhirnya kembali jadi six-pack lagi. Akhirnya orangtuanya pasrah dan menerima Romex apa adanya. Mungkin saja si Romex ini semacam Hercules atau apa.

Di tahun yang sama dengan kelahiran Romex, keluarga kedua juga mendapat tambahan anggota keluarga berupa seorang anak perempuan yang, sayangnya, nggak cakep. Saking nggak cakepnya anak ini, tanpa diskusi lagi semua setuju dia diberi nama Juelex. Bapak-emaknya tentu saja khawatir dengan masa depan putri mereka, jadi Juelex dibawa ke luar negeri untuk operasi plastik. Pulang-pulang, tampang Juelex jadi nggak kalah cantik dengan cewek-cewek SNSD. Nama yang dia sandang pun jadi terasa tak pantas. Jadilah dia dipanggil dengan nama Julex.

Dari cerita di atas, kalian tentunya sudah menduga, Romex dan Julex pernah ketemu waktu operasi plastik. Sayangnya, mereka ketemu pas Romex lagi buncit-buncitnya dan Julex belum secantik cewek-cewek SNSD, jadi sama sekali tak ada percikan-percikan chemistry di antara mereka. Yang ada malah percikan-percikan amarah dan dendam antara bapak-emak kedua belah pihak, yang sama sekali tidak disadari oleh dua anak manusia yang masih polos dan bening itu. Selama bertahun-tahun, keduanya nggak pernah ketemu lagi. Maklumlah, dua anak malang ini nggak sekolah di sekolah biasa, melainkan ikut homeschooling yang tentunya diajarkan oleh orangtua mereka. Habis, di kota mereka tidak ada sekolah sih (yang ada cuma gedung sekolah terbengkalai).

Tapi dunia memang sempit. Mau dikurung seperti apa pun juga, Romex dan Julex akhirnya bertemu juga. Kali ini, untungnya, pas dua anak itu lagi cakep-cakepnya. Ceritanya, kucing Julex hilang, jadi Julex pun keluar dari rumah tanpa izin demi mencari kucing kesayangannya itu. Waktu akhirnya berhasil menemukan si kucing, rupanya si kucing sedang main dengan Romex. Dalam waktu sekejap, Romex dan Julex langsung saling mengenali.

"Eh, elo kan si Buncit yang waktu itu!" jerit Julex sambil memainkan rambutnya yang keriting-keriting lucu.

"Lho, lo kan pacarnya Shrek!" Romex juga kaget. "Kok sekarang jadi kece begini?"

"Iya. Ihihihihi."

Di dunia yang sempurna, mungkin mereka tak bakalan saling jatuh cinta. Kan nggak semua kisah berakhir seperti Romeo & Juliet! Masalahnya, di sekeliling mereka, nggak ada yang seusia lagi. Jadi, waktu mereka akhirnya puber, otomatis mereka langsung pacaran. Tentu saja hubungan mereka dirahasiakan dari setiap anggota keluarga. Semuanya berjalan dengan sangat lancar dan bahagia, sampai suatu hari, tragedi pun terjadi.

Suatu hari, waktu Julex sedang mikirin Romex sambil makan es podeng, sepupunya masuk sambil menangis.

"Julex!" teriak si sepupu dengan suara mengibakan. "Engkong kita mati digebukin Romex!"

Es podeng Julex langsung tumpah. "Ah, boong lo! Ngapain si Romex gebukin engkong kita?"

"Yah, elo kan tahu keluarga kita suka gebuk-gebukan!" Si sepupu masih nangis terus. "Gue nggak sangka, tega banget si Romex milih sasaran! Orang jompo pun dia bunuh! Mana si engkong kebetulan lagi jalan-jalan seorang diri. Memang sih beliau bawa tongkat, tapi kan beliau nggak sanggup ngangkat tongkat itu!"

Hati Julex juga ikut pilu. Pasalnya, engkongnya sisa satu. Jadi, tak heran kan si engkong menjabat sebagai engkong kesayangan? Betul kata si sepupu. Tega-teganya Romex milih sasaran. Kan bodi si Romex six-pack. Seharusnya dia pilih sasaran yang six-pack juga dan bukannya one-pack seperti engkongnya!

Sore itu, Julex langsung lari dari rumah untuk menemui Romex di hutan rahasia mereka.

"Rom, jahat lo!" tangis Julex sambil memukuli dada Romex. "Kenapa lo tega banget bunuh engkong gue?"

"Jul, sumpah mati, gue nggak bermaksud gitu!" kata Romex dengan muka nelangsa. "Gue tadinya cuma mau sapa beliau, mumpung beliau sedang jalan-jalan sendirian. Begitu gue samperin, gue tepuk punggungnya. Mana tau dia langsung muntah darah dan mati! Gue mau ngasih napas buatan juga udah telat, Jul! Arwahnya udah lenyap!"

"Astaga, ternyata lo korban fitnah toh!" Julex buru-buru memeluk Romex. "Sekarang kita harus gimana, Rom? Udah ada pertumpahan darah begini, pasti kita nggak diizinkan kawin lagi!"

"Iya ya, bisa gawat kalo begitu. Padahal gue udah nggak sabar kepingin foto pengantin. Gue pasti kelihatan ganteng di situ." Mendadak Romex mendapat ide cemerlang. "Kita tanya Kak Lexie aja!"

(to be continued)

7 comments:

TM Production said...

aih kaka... kok peningnya kocak sih??!! xD

AlfiRahmaa said...

kenapa SNSD? ckckck sepertinya penulis terbawa pengaruh korea.. engkongnya emang udah waktunya mati tapi sialnya ketemu sama romex hahaha
aku awalnya berpikir kalex gak ikuut berperann eh taunya jadi pakar cinta romex dan Julex? ckckck next part ditunggu kalex ^^

Lexie Xu said...

@TM: Hihihi dari dulu aku kepingin nulis Romeo & Juliet in my own way ^^

@Alfi: Benernya sih karena yang lagi cakep-cakepnya itu kan SNSD ^o^

Annesya said...

mbak lexie...!!!! itu ngapain es podeng ngeksis di sana!!!! ngakak deh sampe mati XD

Muhammad Iqbal said...

kak, boleh bikin film pake cerpen kaka yang ini gak?

Lexie Xu said...

@Iqbal: Maaf ya baru bales, tapi boleh kok ^^

Alya Dinda said...

ASLI NGAKAK AHAHAHHA